Rabu, 11 Juli 2012

Kenakalan Remaja



Kenakalan remaja (juvenvile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa yang disebabkan oleh pergaulan yang salah dan tak terkontrol atau yang biasa kita kenal dengan pergaulan bebas.ya,suatu negara tidak akan maju dan berkembang apabila generasinya penerusnya telah hancur ? .
jawaban mengenai pertanyaan tersebutlah yang patut kita dipertimbangkan permasalahannya saat ini,lagipula kita tahu bahwa generasi muda merupakan generasi terpenting dalam berdirinya suatu negara,karena merekalah yang nantinya akan menjadi penerus para pemimpin dimasa mendatang.

Jika kita kaji bersama  kenakalan remaja dapat dibedakan menjadi dua yaitu:kenakalan remaja yang bersifat sosial dan individu,yang dimaksudkan kenakalan sosial disini adalah kenakalan yang melibatkan teman-teman atau rekannya,Sedangkan kenakalan individu adalah kenakalan yang dilakukan oleh diri sendiri .

Pergaulan bebas serta kenakalan remaja pada zaman sekarang dinilai sudah melampaui batas. Sekarang yang sudah melakukannya bukan hanya tingkatan-tingkatan mahasiswa atau mahasiswi,tetapi pada zaman sekarang anak tingkatan SMA dan SMP sudah berani melakukan hal-hal yang dinilai negatif tersebut seperti sex bebas,bahkan di zaman sekarang juga banyak diberitahukan bahwa banyak remaja yang menyukai sesama jenis,seperti Gay dan Lesbian, Hal ini terbentuk dari faktor lingkungan dan pergaulan sekitar yang tidak sehat.Sex bebas tersebut banyak menimbulkan penyakit seperti HIV / AIDS”.hal tersebut dikarenakan belum cukupnya pendidikan tentang sex bebas di sekolah-sekolah,bahkan ada anak yang masih belum cukup umur yang sudah hamil di luar nikah lalu menikah di usia dini.
Selain sexs bebas kebiasaan buruk seperti membuat perkumpulan yang tidak bersifat positif juga menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian bagi seluruh elemen masyarakat agar peduli terhadap pergaulan bebas yang terjadi pada masa sekarang.
Adapun contoh lain dari kenakalan remaja yang terjadi di kota besar sekarang ini seperti,remaja yang lebih senang salah satunya yaitu lebih memilih berada di klub-klub malam dari pada tempat-tempat yang bernilai positif lainnya dan tak jarang melakukan pelanggaran lalu lintas atau kebut-kebutan dijalan.

Pada umumnya anak muda masih memiliki pola sikap dan perilaku serta emosi yang dinilai sangat labil sehingga tidak jarang terjadi perkelahian antar pelajar,hal tersebut dikarenakan masa remaja adalah masa kematangan usia (pubertas) pada masa ini para remaja memiliki pemikiran yang berubah-ubah,serta masih berada di dalam masa pencarian jati diri dan mudah terpengaruh faktor dari luar,mereka akan senantiasa mencoba sesuatu atau hal-hal yang belum pernah mereka lihat,rasakan,serta belum pernah mereka lakukan lakukan sebelumnya termasuk salah satu diantaranya adalah masa pacaran.
Secara logis pacaran merupakan hal yang lazim, namun hal tersebut juga dapat berdampak rusaknya generasi muda apabila telah melampaui garis batas pacaran yang sehat.
               
 [1]Berdasarkan data statistik,kenakalan remaja  meningkat setiap tahun dengan jumlah rata-rata mencapai 20-22% pertahun,dan jika dibiarkan maka akan meningkat menjadi kenakalan dewasa (Adult criminality) seperti: misalnya waktu pagi, siang dan malam lebih sering menghabiskan waktu untuk nongkrong sambil main gaple maupun kenakalan dewasa lainnya.
Disisi lain kenakalan remaja tidak hanya terjadi di Indoesia tetapi juga terjadi di negara berkembang seperti Amerika yamg juga mempunyai kasus  yang hampir sama seperti di Indonesia.
Tentu hal ini tidak akan terjadi di Indonesia apabila mereka tidak salah dalam memilih sikap,maksudnya mereka tidak akan menjadi remaja yang berprilaku buruk apabila didalam diri mereka tertanam keimanan serta ketakwaan yang kuat dimulai dari sejak usia dini sehingga terbentuklah individu yang mampu terhindar dari pergaulan bebas serta dalam bimbingan dan arahan orang tua.                                       

 Besar harapan bagi kita semua agar para remaja dimasa sekarang tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang tidak hanya akan merugikan masa depan diri sendiri tetapi juga akan merugikan orang lain bahkan negara,karena para remajalah yang nantinya akan meneruskan cita-cita bangsa agar menjadi negara yang lebih baik,dan memperkenalkan kepada dunia akan budaya indonesia yang menjunjung tinggi rasa kesopanan dan kesantunan yang telah ada sejak zaman nenek moyang hingga dimasa modern ini,kemampuan memilih dan memilah yang baik dan benarlah yang menjadi salah satu hal yang sangat diutamakan dizaman sekarang terutama dari masuknya budaya asing yang mempunyai sifat positif dan negatifnya sendiri,apabila seorang remaja tersebut mampu mengontrol pergaulannya maka remaja tersebut dapat terhindar dari dampak negatif pergaulan bebas itu sendiri,selain itu besar harapan agar remaja yang telah berhasil menjadi pribadi yang baik dan tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas serta dapat menjadi tolak ukur bagi para generasi remaja berikutnya.
 Oleh karnanya kita harus berupaya mengatasi persoalan-persoalan yg ada, karena sudah sewajarnya para remaja sekarang Memperbaiki cara pandang dengan mencoba bersikap optimis dan hidup dalam “kenyataan”,agar hal tersebut tidak terjadi sebaiknya para remaja dididik sejak dini agar tidak memiliki angan-angan yang tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga apabila remaja mendapatkan kekecewaan mereka akan mampu menanggapinya dengan positif.
Serta Menjaga keseimbangan pola hidup. Selain mereka juga perlu belajar disiplin dengan mengelola waktu, emosi, energi serta pikiran dengan baik dan bermanfaat, misalnya mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luang dengan kegiatan positif
Selain itu remaja juga harus Jujur pada diri sendiri,menyadari pada dasarnya tiap-tiap individu ingin yang terbaik untuk diri masing-masing,sehingga pergaulan bebas tersebut dapat dihindari. Jadi dengan ini remaja tidak menganiaya emosi dan diri mereka sendiri.Berikutnya adalah dengan cara memperbaiki cara berkomunikasi dengan orang lain sehingga terbina hubungan baik dengan masyarakat.
Untuk memberikan batas diri terhadap kegiatan yang berdampak negatif dapat kita mulai dengan komunikasi yang baik dengan orang-orang di sekeliling kita juga perlu dilakukan.
Perlunya remaja berpikir untuk masa depan.Karena jarangnya remaja memikirkan masa depan. Seandainya tiap remaja mampu menanamkan pertanyaan “Apa yang akan terjadi pada diri saya nanti jika saya lalai dalam menyusun langkah untuk menjadi individu yang lebih baik?” kemudian hal itu diiringi dengan tindakan-tindakan positif untuk kemajuan diri para remaja. Dengan itu maka remaja-remaja akan berpikir panjang untuk melakukan hal-hal menyimpang dan akan berkurangnya jumlah remaja yang terkena HIV & AIDS nantinya.
Selain usaha dari diri masing-masing,pergaulan bebas serta kenakalan remaja dapat dikurangi apabila setiap orang tua dan anggota masyarakat ikut berperan aktif untuk memberikan motivasi positif dan memberikan sarana & prasarana yang dibutuhkan remaja dalam proses keremajaannya sehingga segalanya menjadi bermanfaat dalam kehidupan tiap remaja. melalui sekolah misalnya memberikan pendidikan tentang sex bebas.Selama ini dilihat dari dilingkungan sekolah banyak pelajar dan mahasiswa yang masih tabu mengenai adanya pendidikan sex bebas,padahal pendidikan sex bebas itu perlu untuk menambah wawasan seseorang siswa untuk dapat mengambil keputusan dalam bergaul.Dan yang paling penting itu pendidikan orang tua dan pendidikan agama.Peran penyuluhan juga tidak kalah penting untuk menambah wawasan mengenai dampak sex bebas.Kadang,saat adanya penyuluhan tentang sex bebas,hanya anggota osis saja yang hanya di beri tahu,dan bukan seluruh siswa,padahal pendidikan sex dini itu penting bagi seluruh lapisan pelajar maupun masyarakat terutama kaum muda para penerus bangsa.Pelajaran agama dan budi pekerti juga tidak kalah penting dan bersifat mutlak yang seharusnya diberikan oleh guru atau orang tua, jangan hanya bersifat transmisi, dimana anak hanya mendengar tetapi juga harus memperaktekannya.

Nah,bagaimana jadinya,seandainya kita ataupun ada dari keluarga kita yang terjerumus dalam pergaulan bebas tersebut.sedih kan? Karena itu mari kitabersama-sama mengoreksi diri dengan pergaulan yang kita jalani selama ini.Orang bisa saja menganggap kita bukan anak gaul tetapi bukan berarti kita tidak mengerti tentang pergaulan, kan?







Share This

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact Robi

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *